INNALILLAHI WA INNA ILLAIHI ROZI’UN
Pertiwiku kembali bersedih,duka susul menyusul tanpa henti. Sebenarnya apakah yang sudah diperbuat oleh ibu pertiwi,sehingga air mata ini seperti tidak dapat terhenti. Perih karena duka yang amat sangat hebat,karena 30 september 2009 tepatnya pukul 17 : 16 gempa berskala 7,6 mengguncang pulau andalas hingga menimbun ratusan manusia. meruntuhkan hampir seluruh sendi-sendi kehidupan,sehingga sulit sekali untuk bangkit.
Sedangkan sebelumnya jawa barat mendapatkan sentuhan maut yang sama tanpa diketahui sebelumnya. Seluruh putra pertiwi tersentak, bahkan gedung putih yang disebut istana negara merasakannya. Tanggap darurat mengalir dari setiap penjuru dari mereka yang memiliki hati malaikat.
Tapi apakah hanya sampai disana kita melewati detik-detik maut tanpa mengambil hikmah dari padanya. Sungguh apabila demikian adanya maka jadilah kita termasuk golongan yang merugi. Golongan orang-orang yang akan tersentak hanya ketika kejadiaan tapi lalai ketika kita dalam keadaan lapang.
Dalam kesempatan kali ini saya ingin mengajak kita semua menyingkapi kejadian gempa sumbar yang terjadi 30 september 2009 pukul 17:16 ada apakah di balik peristiwa itu terjadi. Karena pada dasarmya semua kejadian memiliki sebab dan akibat tanpa itu tidak akan munkin terjadi.
Sebagai seorang muslim sebab akibat itu akan kita kembalikan seluruhnya kepada Allah SWT,karena kita tidaklah memiliki daya sedikitpun di hadapa-Nya. Untuk lebih kita mengetahui akan hal tersebut maka kita harus mendengar ,menelaah, mengkaji, apa yang disampaikan Allah kepada kita yaitu melalui firman-firmen-NYa.
Setelah kita mengembalikanya pada yang Hak yang tertuang dalam firman-Nya, termyata saya mendapatkan sesuatu yang sangat mengejutkan. Ternyata dalam Al Qur’an tertuang sebuah rahasia yang sangat hebat dan mungkin bisa menjadi jawaban atas musibah yang terjadi.
Allah SWT berfirman dalam Al Qur’an:
“Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi dan memperhatikan bagaimana akibat (yang diderita) oleh orang-orang yang sebelum mereka? Orang-orang itu adalah lebih kuat dari mereka (sendiri) dan telah mengolah bumi (tanah) serta memakmurkannya lebih banyak dari apa yang telah mereka makmurkan. Dan telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata. Maka Allah sekali-kali tidak berlaku zalim kepada mereka, akan tetapi merekalah yang berlaku zalim kepada diri sendiri”. (QS. 30:9)
“Kemudian, akibat orang-orang yang mengerjakan kejahatan adalah (azab) yang lebih buruk, karena mereka mendustakan ayat-ayat Allah dan mereka selalu memperolok-oloknya” (QS. 30:10)
Dari sini kita dapat melihat secara cermat bahwa dibalik musibah (azab) yang terjadi adalah sebagai suatu teguran yaitu janganlah kita berbuat kejahatan terlebih lagi mendustakan keberadaan-Nya.
Dan yang kebih hebat lagi adalah bahwa ayat tersebut tepat menunjukkan tanggal dan bulan pada kejadian gempa di Sumatera Barat yaitu tanggal 30 september / 30-09 dan alquran menunjukkan dalam Qs. 30 : 09. Ada kesamaan angka yang di tunjukkan oleh alquan dan tanggal kejadiaan. Dan kita tahu semua musibah tersebut terurai dalam ayat berikutnya Qs.30:10.
Bukan suatu keanehan kalau alquran mengungkapkan yang demikian itu karena kita tahu semua bahwa alquran diturunkan sebagai petunjuk, kabar gembira, teguran dan juga ancaman. Mungkin dari contoh tersebut kita masih bisa menyangkal yaitu dengan mengatakan bahwa hal tersebut hanya kebetulan semata. tapi ternyata tidak sampai disitu saja Alquran kembali menunjukkan bahwa ia benar sebagai petunjuk,kabar gembira teguran sekaligus ancaman, karena kembali Allah berfirman:
” Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (suatu mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya”. (QS. 17:16)
Dari firman allah QS 17:16 bahwa allah akan menghancurkan dengan kehancuran yang sangat dahsyat. Dan Qs 17:16 kembali lagi sesuai dengan waktu kejadian yaitu pukul 17:16 Apakah ini hanya menunjukkan suatu kebetulan. Andai anda mengatakan hal tersebut maka anda benar-benar dikeraskan mata hatinya. DAn semoga Allah SWT membukakan mata hati kita sehingga kita mudah menyerap rahasia-rahasia kehidupan. Wassallam.


Ada pertanyaan yang sering dijadikan suatu pembodohan baik yang bertanya maupun yang menjawab. Manakah yang lebih dulu ada telor ayam atau ayamnya ?…